Kamis, 14 Februari 2019

Sedikit Pikiran dari Satu Manusia Indonesia, Tentang Identitas Nasional





Sedikit Pikiran dari Satu Manusia Indonesia, Tentang Identitas Nasional 

identitas nasional

Sumber: https://maudisini.com/identitas-nasional/



Sebelumnya, sebenarnya apakah itu identitas nasional? Mengapa sepertinya identitas nasional itu sangat penting sekali bagi kita sekalian? Apa hubungannya dan manfaatnya bagi manusia Indonesia?  

Jika dikatakan secara tidak rumit atau simpel, identitas nasional adalah jati diri yang dimiliki oleh suatu bangsa dan negara, dalam hal ini karena kita tinggal di Indonesia, kita pastinya harus melihat apa yang menjadi jati diri dari bangsa Indonesia. Kita memiliki Pancasila sebagai dasar negara kita, kita memiliki burung Garuda sebagai lambang negara kita, kita memiliki lebih dari tujuh belas ribu pulau dan tiga puluh empat provinsi, kita memiliki Bhinneka Tunggal Ika yang artinya adalah berbeda-beda namun tetap satu juga sebagai semboyan negara kita, kita memiliki Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan kita, kita memiliki bendera berwarna merah dan putih, dengan merah artinya berani dan putih artinya suci Semua hal yang baru saja disebutkan itu adalah bagian dari jati diri kita sebagai warga Negara Indonesia.

Lalu mengapa identitas nasional menjadi penting bagi negara kita? Mudah saja menjawabnya terlebih umur kemerdekaan negara kita sampai hari ini tidak lebih dari 100 tahun. Kita ini bangsa yang terdiri dari berbagai macam suku dan budaya yang jumlahnya mencapai ratusan bahkan ribuan. Kita juga memiliki banyak agama baik yang telah diakui secara resmi dan hari besarnya dirayakan dan juga banyak agama lainnya lagi yang masih dianut oleh mereka mereka yang masih memegang teguh kepercayaannya. Jika kita tidak mampu menyatukan semua ini maka keseluruhan dari cerita dibalik nama Indonesia tidak akan terjadi, kemungkinan terburuknya adalah kita akan menjadikan banyak negara-negara tersendiri yang bahkan mungkin akan dinamakan berdasarkan kebudayaan kita. Bayangkan terbentuknya negara “Jawa”, padahal penduduk pulau Jawa juga tidak 100% orang Jawa, ada yang dari latar belakang budaya yang berbeda. Akan lebih mengenakkan bukan jika dari latar belakang dan cerita-cerita yang berbeda kita semua dari Sabang sampai Merauke menyatakan kalau kita ini duduk di satu negara yang sama yakni Indonesia? Pastinya juga akan terdengar lebih keren bukan?

Alasan pentingnya identitas nasional yang lain adalah tak lain tak bukan tantangan masa kini. Dengan alat yang disediakan oleh internet dan keseluruhan jaringannya, sebenarnya kita ini lebih dari mampu untuk membuat sebuah persona palsu, atau seseorang atau identitas yang sebenarnya bukan kita. Dengan kemampuan ini kita bisa saja menyusupi suatu sosietas dan memasukkan kelompok ini dengan ide ide baru yang bisa saja memudarkan apa apa saja yang sudah kita miliki selama ini. Dengan identitas nasional yang kuat, dengan jati diri yang kuat, kita pasti bisa dengan yakin dan berpegang teguh dan menunjukkan bahwa inilah yang membentuk kita sebagai warga negara Indonesia, dengan begitu meyakinkan tak hanya diri kita sendiri dan semua orang bahwa kita ini kuat dan merdeka, dan memiliki jati diri yang unik.

Secara tak langsung dari banyak pernyataan di atas kita bisa merasakan dampak dari memiliki jati diri atau identitas nasional yang kuat seperti Indonesia. Hal-hal seperti yang kebanyakan orang asing katakan tentang kita bahwa kita ini, orang Indonesia, sangatlah murah senyum, yang sebenarnya sangat berakar dari kebudayaan kita yang bersikap ramah kepada orang orang yang belum kita kenal, adalah salah satu cerminan kuatnya identitas nasional kita. Di kemudian hari, inilah yang akan menjadikan kita khas dan mudah dikenali banyak orang di berbagai belahan dunia. Sebenarnya tak perlu menunggu kemudian hari, saya memiliki cerita tentang tante saya yang dengan mudah dikenali oleh paman saya pertama kali mereka bertemu. Paman saya, meskipun berbicara dengan tante saya menggunakan bahasa Inggris, dengan mudah mengenali lika-liku orang Indonesia hanya dengan melihat bagaimana mereka berinteraksi dan basa-basi pada orang yang bahkan belum mereka kenal. Tentu saja paman saya sudah berpengalaman terlebih bahwa Ia sendiri sering bepergian ke Indonesia. Namun hal ini menjadi unik karena mereka bertemu di Amerika Serikat, di mana menebak orang asing berdasarkan muka saja bukan hal yang cerdas dan cenderung kurang sopan.

Dalam menulis tulisan ini, saya sebenarnya merasakan gejolak akibat rasa ketidakpuasan terhadap isu isu yang sepertinya jika disambungkan, sangatlah menyerang identitas nasional kita. Sebut saja isu radikalisme dan pengkotak-kotakan berdasarkan agama bahkan ras, yang membuat saya berpikir kalau jangan-jangan kita ini kembali ke tingkatan pertama di mana kita ini harusnya sadar kalau kita ini berbeda-beda namun harus satu. Tak hanya itu, dari kasus diskriminasi ras pun juga ada beberapa golongan yang menganggap bahwa suatu ras tertentu kualitasnya sangatlah buruk sehingga lebih baik dijauhkan dan dipisahkan pergaulannya. Ini pun menjadi bahan kontemplasi bagi saya, jangan jangan mereka memakai nama Indonesia hanya untuk patuh di mata hukum, namun kenyataannya mereka sangatlah ingin mengubah keseluruhan dari negara kita tercinta ini.

Namun yakinlah dan banggalah bahwa kita ini terlahir di bumi pertiwi ini dengan bahasa Indonesia, dengan merah putih sebagai warna bendera kita, dengan berbagai macam suku dan budaya dan agamanya, dengan Pancasila sebagai dasar negaranya. Layaknya kita yang terlahir dengan banyak perbedaan kualitas individu baik di penampilan dan pikiran, di mana kita bisa memiliki banyak yang tidak dimiliki oleh individu lainnya, itu pula yang terjadi pada Indonesia dan negara negara lainnya. Kita ini unik dan memiliki banyak yang tidak dimiliki bangsa lainnya, seperti kualitas persatuan kita, seperti sumber daya alam kita, seperti kayanya budaya kita. Dengan apa yang menjadikan bangsa Indonesia ini Indonesia, selayaknya kita melihat negara lain ini bukan sebagai perbandingan bahwa mereka ini jauh lebih superior dari kita dalam banyak hal. Bukankah itu yang saya yakin akan 100% kita sampaikan jika kita terlanjur terikat dengan suatu pekerjaan, dengan suatu keseharian, dengan suatu tempat, dengan seseirang bahkan. Kita akan mengatakan beberapa hal buruk dan kemudian membandingkannya dengan apa yang kita lihat sebagai “lebih baik” di mata kita, dan saya yakinkan itu bukanlah semata karena kita kurang puas, tapi sebenarnya kita kurang meneliti dan menyelami lebih jauh bahwa kita ini sebenarnya unik dan tiada taranya, tidak akan ada negara lain yang menyamai kita dalam kualitas kita. Jadi sekali lagi, dengan segala isu dan cacatnya, kita memiliki tata cara kita sendiri, kita memiliki banyak hal-hal yang ada dalam diri kita sebagai bangsa Indonesia, sebagai jati diri kita, sebagai identitas nasional kita, yang sangatlah unik dan kuat, dan bersama marilah kita, dalam jati diri kita bersatu sebagai generasi muda membangun Indonesia menjadi lebih kuat dari sebelumnya, dan jika sudah menjadi kuat jadilah lebih kuat lagi.



Featured Image


Sumber: https://www.hipwee.com/hiburan/kebiasaan-kebiasaan-ajaib-yang-menjadikan-kamu-orang-indonesia-asli/


0 komentar:

Posting Komentar